Tampilkan postingan dengan label penalaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penalaran. Tampilkan semua postingan

April 05, 2014

Konsep Penalaran Ilmiah dalam Kaitannya dengan Penulisan Ilmiah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya dalam penulisan saya, penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.

Konsep dari penalaran ilmiah sendiri tentu berkaitan dengan Penulisan Ilmiah. Penulisan Ilmiah sendiri adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukannya. Dari deifinisi yang lain dikatakan bahwa karya ilmiah adalah laporan tertulis dan dipubilikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Dari pengertian penulisan ilmiah tersebut, kita dapat mengetahui bahwa untuk memaparkan hasil-hasil penelitian yang dibuat seorang penulis memerlukan penalaran yang ilmiah karena untuk memaparkan hasil tersebut harus memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

April 02, 2014

Teori yang Berhubungan dengan Penalaran

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. 

Ciri-ciri Penalaran :
1.      Adanya suatu pola berpikir yang luas dapat disebut logika (penalaran merupakan suatu proses berpikir logis).
2.      Sifat analitik dari proses berpikir. Analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Perasaan intuisi merupakan cara berpikir secara analitik.

   Kegiatan penalaran mungkin bersifat ilmiah atau tidak ilmiah.  Dari proses penalaran dapat dibedakan menjadi dua metode, yaitu penalaran induktif dan penalaran deduktif.